Pelaku Penganiayaan Karyawan Ritel di Jaksel Sempat Minta Korban Tak Lapor Polisi

13 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang terhadap karyawan Astro Hub Ampera di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih menunggu keputusan dari para korban terkait langkah hukum yang akan ditempuh.

AVP of People & Legal Astro, David Lusikooy, mengatakan, setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap karyawan mitra, para pelaku sempat memberikan nomor telepon dan sejumlah uang kepada salah satu korban.

Setelah itu, mereka meninggalkan lokasi sambil melontarkan ancaman agar korban tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Setelah kejadian, memang pelaku memberikan nomor telepon dan sejumlah uang pada salah satu mitra, lalu meninggalkan lokasi sambil menyatakan agar mitra tidak macam-macam," kata David di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Akibat insiden tersebut, dua sepeda motor milik karyawan rusak parah pun demikian dengan sebuah pohon di depan hub. Sejumlah karyawan mengalami luka dan trauma.

David menegaskan, sejak insiden terjadi, keselamatan dan kondisi karyawan menjadi prioritas utama perusahaan. Astro melakukan pendampingan harian, baik fisik maupun psikis, serta memberikan dukungan penuh kepada para korban.

"Pendampingan hukum juga kami berikan sejak awal dan secara transparan juga terdokumentasi, ada pelaporan untuk visum juga, lalu kemudian pengumpulan bukti di internal kami juga untuk terkait dengan insiden ini", ujar dia.

"Keamanan lingkungan kerja itu adalah poin utama dari segala macam faktor apapun, baik dari eksternal juga berkaitan dengan case ini/insiden ini, sehingga setiap individu itu kami harap bisa bekerja dalam lingkungan yang aman, saling menghormati dan melindungi," sambung dia. 

Read Entire Article