Prabowo: Banyak yang Nyinyir, Hari Ini Kita Buktikan Swasembada Pangan

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung sejumlah pihak yang meragukan Indonesia tak mampu mencapai swasembada pangan.

"Saya bangga dengan kalian hari ini, bahagia bagi saya, senang sekali, dan saya melihat tadi penuh harapan, penuh keyakinan. Kalau banyak tokoh nyinyir mengatakan kita tidak bisa swasembada pangan, hari ini kita buktikan kita swasembada pangan," kata Prabowo saat panen raya dan swasembada beras di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Dia menekankan akan membuktikkan Indonesia mampu swasembada pangan setiap tahunnya. Bahkan, Prabowo ingin mencapai swasembada untuk komoditas lainnya seperti, jagung, singkong, bawang putih.

"Sekarang setelah kita swasembada pangan dibilang lagi, 'Oh iya, tapi paling swasembada pangan paling setahun dua tahun'. Enggak apa-apa, kita buktikan tiap tahun kita buktikan swasembada, swasembada, swasembada, swasembada," tuturnya.

"Tidak hanya swasembada beras, jagung, singkong. Semuanya kita swasembada, nanti bawang putih kita harus swasembada," sambungnya.

Tak hanya itu, Prabowo mendorong Indonesia mampu swasembada protein yakni, ikan. Pemerintah, kata dia, akan memproduksi ikan dengan jumlah besar dengan membuk kampung nelayan dan budidaya ikan.

"Ternak ikan semuanya, kita akan produksi besar-besaran. Kita akan buka ribuan desa-desa nelayan. Kita akan buka ratusan budidaya ikan," ujar Prabowo.

Cita-Cita Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkap keinginannya selama menjabat sebagai Kepala Negara. Dia ingin semua harga pangan hingga pupuk murah sepanjang kepemimpinannya.

Dia berencana menurunkan harga pakan bagi peternak serta menambah penurunan harga pupuk subsidi untuk petani. Saat ini, harga pupuk sudah turun 20 persen dari sebelumnya setelah perbaikan tata kelola.

"Kita akan turunkan harga pakan, sudah kita turunkan harga pupuk, kalau bisa kita turunkan lagi harga pupuk," ungkap Prabowo dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Presiden Prabowo Subianto lantas mengungkapkan harapannya selama menjadi pemimpin tertinggi di Indonesia. Dia ingin semua kebutuhan masyarakat bisa murah dan terjangkau.

Termasuk harga pangan, harga pupuk, harga benih dan berbagai kebutuhan masyarakat menjadi lebih murah.

"Saya ingin jadi presiden, saya ingin jadi presiden, prestasi saya yang saya idam-idamkan kalau saya bisa jadi presiden dimana harga-harga turun. Harga pangan turun, harga pupuk turun, harga benih turun, harga untuk rakyat-rakyat kita turun terjangkau di semua bidang," sebut Prabowo Subianto.

Swasembada Jagung Tahun Ini

Presiden Prabowo Subianto melihat peluang swasembada jagung bisa tercapai tahun ini. Sehingga, kebutuhan dalam negeri akan dipenuhi dari produksi lokal tanpa impor.

Dia melihat potensi produk-produk pertanian di Indonesia yang cukup luar biasa. Selain beras, jagung juga akan mencapai swasembada tidak lama lagi.

"Saya melihat tadi produk-produk hilirisasi, produk-produk dari pertanian luar biasa saudara-saudara, nanti dengan swasembada pangan dimana-mana, tidak hanya beras tapi jagung," ungkap Prabowo dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo mengatakan hal itu setelah dijanjikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Swasembada jagung diproyeksi bisa tercapai tahun ini.

"Saya dijanjikan oleh pak Amran, oleh Wakil Menteri Pertanian, didukung oleh TNI dan Polri, dijanjikan bahwa jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada," ucapnya.

Dengan begitu, harapannya harga pakan bagi peternak akan menjadi lebih murah. Pasalnya, jagung menjadi salah satu komponen inti pakan peternakan di Tanah Air.

Read Entire Article