Populer: Utang Negara Tembus Rp 9.637,90 T; MBG Bisa Serap 1,5 Juta Pekerja

4 hours ago 4
Pidato Presiden Prabowo di Indonesia Economic Outlook 2026, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Utang negara menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Jumat (13/2). Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menarik perhatian. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Utang Negara Tembus Rp 9.637,90 T

Kementerian Keuangan melaporkan posisi utang negara per 31 Desember 2025 mencapai Rp 9.637,90 triliun. Angka ini menempatkan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada level 40,46 persen. Mayoritas struktur utang pemerintah bersumber dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 8.387,23 triliun, sementara pinjaman berkontribusi Rp 1.250,67 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, peningkatan rasio utang yang mendekati 40 persen PDB ini merupakan konsekuensi dari tekanan perlambatan ekonomi. Kebijakan ini diambil sebagai strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah terperosok ke dalam krisis yang lebih parah, serupa dengan pengalaman 1998. Dengan defisit anggaran di kisaran 2,92 persen, langkah ini dinilai esensial untuk penyelamatan ekonomi nasional.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 pejabat pimpinan tinggi pratama Kemenkeu di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2025). Foto: Kemenkeu RI

Secara regulasi, rasio utang pemerintah saat ini masih berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara, yaitu di bawah 60 persen terhadap PDB. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan, kondisi fiskal negara masih terkendali dalam koridor hukum.

Dapur MBG Bisa Serap 1,5 Juta Orang Bekerja Setiap Hari

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Subianto diproyeksikan akan menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Presiden mengungkapkan bahwa dari operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG saja, diperkirakan akan ada 1,5 juta orang yang bekerja setiap hari. Setiap dapur MBG direncanakan mampu mempekerjakan sekitar 50 orang, dengan target total 30 ribu dapur yang melayani 82 juta penerima manfaat di puncaknya.

Saat ini, program MBG telah mengoperasikan lebih dari 23 ribu dapur dan menjangkau 60,2 juta penerima. Selain dampak langsung pada penciptaan lapangan kerja di dapur-dapur tersebut, program ini juga secara signifikan menghidupkan perekonomian di tingkat desa.

Siswa membawa tumpukan makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

Setiap dapur MBG didukung oleh 5 hingga 10 pemasok, yang masing-masing melibatkan 3 hingga 5 petani, peternak, atau nelayan. Mekanisme ini memastikan adanya kepastian pembelian hasil bumi dan ternak, sehingga mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Meskipun terdapat laporan mengenai 28 ribu penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan dari makanan, Prabowo menegaskan bahwa angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan total 4,5 miliar distribusi MBG yang telah dilakukan.

Insiden ini, yang sebagian besar tidak memerlukan perawatan intensif, menunjukkan tingkat risiko yang sangat rendah, yakni sekitar 0,00006 persen dari total distribusi.

Read Entire Article