Pemkot Tangsel Banten Sebut Bayar Rp 90 Juta untuk Buang Sampah ke TPA Cileungsi

23 hours ago 7

Hingga akhirnya, sampah yang semula berada di atas truk, ditumpahkan di halaman Kantor Wali Kota. Kemudian menumpuk hingga menimbun mobil Satpol PP yang melintang dan menghalangi laju kendaraan truk tersebut.

Presiden Mahasiswa UMJ, Ikbal mengatakan, Pemkot Tangsel terlalu berlarut-larut dalam pengolahan sampah di wilayah tersebut. Mahasiswa meminta agar pemkot setempat jangan bekerja sama dengan swasta, melainkan dengan masyarakat.

"Swastanya siapa? Siapa yang diuntungkan? Masyarakat dapat apa? Jangan kerja sama dengan swasta, kerja sama dengan masyarakatnya. Munculkan edukasi-edukasi terkait pengolahan sampah," ujar Ikbal.

Pengolahan sampah di Tangsel bagi mahasiswa, dianggap bukan gagap lagi, melainkan gagal. Per tahun lalu misalnya, lanjut Ikbal, pengolahan sampah di Tangsel mencapai Rp 3,9 miliar, tetapi dia menganggap masyarakat tidak merasakan dampak apapun.

"Kalau memang enggak mampu, lebih baik dibuka wadahnya kepada masyarakat untuk mengolah sampahnya bersama-sama," jelas Ikbal.

Sementara, mahasiswa pun gagal berdialog dengan wali kota ataupun pejabat terkait di Pemkot. Sebab diinfokan, tidak ada di lokasi atau di kantor.

Read Entire Article